Monday, August 4, 2014

Hari ke 20 - 1 Agustus

Mendarat Jakarta jam 19.00.
Deg degan memasuki area bea cukai. Akhirnya seluruh botol minuman kami selamat, dan menemui rumah barunya. Menunggu untuk dinikmati. ....

Hari ke 19 - 31 July

Last day di benua Eropa ... karena hari ini kami harus kembali ke Lisbon untuk flight kami  via Frankfurt menuju Jakarta.
Saat di airport Portella  - Lisbon bagasi kami karena bentuknya tidak beraturan bentuknya, harus masuk ke oversized baggage. Ternyata banyak penumpang lain yang bagasinya tidak berbentuk kotak atau persegi, harus memasukkan bagasi nya ke counter oversized baggage ini. Karena masih dalam batas berat maksimal yang diperbolehkan,  bagasi kami tidak dikenakan biaya tambahan.
Di duty free airport Lisbon,  harga minuman beralkohol bahkan lebih murah daripada di supermarket di dalam Lisbon (diluar airport). Tapi karena kami sudah terlalu banyak membawa didalam bagasi, maka keinginan membeli lagi harus dipendam dalam dalam. Yang belum kesampaian adalah membeli minuman yang namanya Beirâo. Minuman ini adalah sejenis Sangria dari Spanyol, versi Portugal. Tetapi kadar alkohol nya jauh lebih tinggi. Kalau Sangria kadarnya 11- 12%, maka Beirâo ini 22%. Jadi jauh lebih segar dan menyengat.
Pesawat Lufthansa sudah memanggil. Setelah perjalanan 16 jam termasuk transit total 3 jam di Frankfurt dan Kuala Lumpur, kami pun sampai di Jakarta.

Sunday, August 3, 2014

Hari ke 18 - 30 July

Pagi jam 06.00 kami menuju Via Sacra untuk menjalankan ritual jalan salib. Kota kecil Fatima setiap tahun sejak kunjungan pertama kami tahun 2012, terus berkembang. Selalu ada hotel baru dan berbagai perbaikan dan jalanan baru. Begitu juga dengan fasilitas umumnya. Hotel kami lokasinya tepat di seberang pintu masuk ke kapel penampakan Bunda Maria. Dari jendela kamar kami bisa melihat aktivitas orang keluar masuk dan lonceng gereja
Jam 10.00 setelah breakfast, kegiatan hari ini praktis hanya tidur sampai sore. Lisa mampir ke kapel, dan berdoa untuk papa.
Ya ... memang kemarin kita di Sintra tidak terlalu nyenyak tidurnya. Sejak dari campervan, praktis kemarin malam ini di Fatima kami baru merasakan "back to civilization". Sebelumnya kami selama seminggu hidup menikmati kultur nomaden yang terasa berbeda dengan peradaban normal dikehidupan sejak lahir sampai dewasa. Perubahan cara hidup memang fun dan memberikan pengalaman yang tidak terlupakan bila kita mengalaminya dalam waktu singkat, tapi akan terasa sulit dan kehilangan unsur funnya bila terlalu lama kita jalani.
Malam hari kami mulai packing bagasi kami, tapi mengalami kebingungan dengan minuman beralkohol kami yang jumlahnya amat banyak. Rasanya pasrah aja deh kalau memang mesti dipersoalkan di bea cukai. Kita lihat gimana besok aja...
Jam 21.00 kami mengikuti prosesi arak- arakan lilin sampai jam 23.00

Hari ke 17 - 29 July

Sebelum melanjutkan perjalanan ke Fatima, pagi ini kami berjalan jalan di sekeliling hostel, yang ternyata penuh dengan object tourisme. Tapi karena kami tidak terlalu tertarik dengan peninggalan sejarah maupun arsitektur nya, jadi kami hanya melihat lihat dari depan saja. Dan tidak lupa membeli beberapa minuman beralkohol di sekitarnya. Tadinya kami mengira harga wine dan liquor disini cukup murah,  ternyata siang harinya dalam perjalanan ke Fatima kami mampir di gerai hipermarket yang bernama Intermarche,  harganya di hipermarket ini masih jauh lebih murah lagi.
Kami membeli berbagai macam wine & liquor :
- Ginja , cherry liquor produksi Lisbon
- Port wine, wine manis produksi Porto
- Absinthe, jenis minuman beralkohol paling tinggi, 68%. Khusus untuk mix dengan minuman lain. Atau bisa diminum langsung, setelah diturunkan kadar alkohol nya dengan air dan diberi gula.
- Vodka, untuk mix dengan wine atau minuman lainnya
- Wine
- Martini
- Sparkling wine, jenis champagne diluar France.
Saking asyiknya memilih milih minuman,  kami agak kemalaman sampai di Fatima,  sekitar jam 18.00.
Selama perjalanan ke Fatima, kami masih sempat memasak di mobil sewaan kami. Ini makanan terakhir yang dimasak dengan rice cooker portable, sebelum akhirnya kami harus say goodbye kepada rice cooker ini karena kami harus membuangnya.  Ya gimana nggak dibuang, fisiknya sudah babak belur parah karena terlalu sering berpindah pesawat. Dihitung hitung totalnya masuk didalam bagasi , mencapai 8 flight !
Sampai di Fatima, setelah makan malam dari rice cooker ini, kami langsung tidur.

Hari ke 16 - 28 July

Jam 10.00 kami mengembalikan campervan. Sebelum dikembalikan ada beberapa syaratnya :
- karpet harus dibersihkan , termasuk sampah sampah di dalam Campervan
- solar harus diisi full
- cassette dan grey water harus dikosongkan
Di depo campervan, setelah semua kelengkapan dan syarat tadi di cek, kami di antarkan ke airport.
Hari ini flight kami akan menuju Lisbon dan menginap di kota kecil di pinggiran Lisbon yang bernama Sintra. Mendarat di airport Portella,  kami melihat cukup banyak perubahan di airport ini dalam 2 tahun terakhir. Tahun 2012 kami mendarat disini, kesan yang kami tangkap, airport nya kusam dan kuno. Kami masih ingat betul sudut sudut terminal kedatangan di Portella ini, karena datang bersama group
, dan di group ini ada salah satu anggota yang bagasinya tidak keluar keluar dari baggage claim. Sempat mencari cari dan berkeliling ke beberapa sudut walaupun akhirnya  tetap saja tidak menemukannya. Setelah diurus, didapat info bahwa bagasi anggota yang malang ini salah kirim ke airport lain. Akhirnya diatur oleh tour leader untuk diikutsertakan ke group dari tour lain dari Indonesia, yang kebetulan akan datang via airport yang sama keesokan harinya.
Hari ini kami melihat airport ini masih baru dan sangat luas. Toko dan duty free pun sudah banyak bertebaran.
Kami menyewa mobil di sebuah persewaan mobil lokal yang bernama JAP Rent a Car, melalui sebuah website yang bernama http://www.economycarrentals.com . JAP sendiri mempunyai website,  tetapi menyewa melalui website mereka tarifnya jauh lebih tinggi daripada menyewa melalui economycarrentals.com . Sampai di airport Lisbon,  kami menemui penjemput kami untuk diantarkan ke depo mereka yang berada diluar airport, berjarak sekitar 10 menit dengan kendaraan. Mobil yang kami sewa kali ini adalah mobil kecil, dengan pertimbangan karena tempat menginap kaki di Sintra tidak menyediakan tempat parkir dan berlokasi dijalan sempit yang mana agak menyulitkan untuk mencari parkir. Walaupun pada akhirnya,  ternyata ada tempat parkir yang kebetulan kosong di halaman luar hostel ini.
Kami menginap di sebuah hostel kecil yang bernama Nice Way Sintra. Kami sampai di hostel sekitar jam 20.00
Hostel ini mempunyai rating yang sangat tinggi di TripAdvisor.com . Memang hostel ini agak tidak biasa. Hiasan interiornya berbeda beda ditiap ruangannya.  Ada yang Japanese style, vintage dsb. Penuh dengan detail lukisan, patung, boneka , ukiran, dan bermacam macam pernak perniknya. Terkesan atmosfernya penuh dengan keakraban khas sebuah hostel , karena memang mereka bergabung dalam sekitar 6 - 10 orang di setiap kamarnya seperti asrama yang dihias dengan cantik dan penuh detail. Ada community kitchen dimana kita bisa memasak , barbecue, dan minum kopi atau teh bersama.  Tapi kami tinggal bukan di asrama ini, tetapi di apartemen yang berjarak 2 bangunan disamping hostel.  Interior disini juga tidàk kalah uniknya. Ukuran kamar lumayan besar dengan balkon sendiri yang menghadap ke jalan.

Monday, July 28, 2014

Hari ke 12, 13, 14, 15 24 July, 25 July, 26 July, 27 July

Hari ke 12, 13, 14, 15
24 July, 25 July, 26 July, 27 July
Bangun pagi setelah menginap di campervan, selalu dimulai dengan acara menyetir dulu sekitar 2- 3jam. Bukan dengan minum kopi atau breakfast dulu. Sebabnya karena :
- dinginnya udara, sehingga kita mesti menyalakan heater mobil sambil driving. Setelah 2 - 3jam seluruh kabin akan terasa hangat. Belakangan kita baru tahu cara menghidupkan heater di living room dan area tempat tidur campervan tanpa perlu menghidupkan mesin, tetapi memakai heater LPG.
- kita tidak mau memasak dengan LPG bila tidak terpaksa. Karena mencari LPG disl Norwegia tidak mudah, sedangkan kita diburu waktu dan harus mengembalikan mobil dengan LPG dalam keadaan full. Jadi kami memasak dan menghangatkan makanan dengan rice cooker portable. Juga untuk memasak air dan masak indomie dan bubur instan. Untuk menghidupkan listrik 12v untuk supply rice cooker, kami mencolokkan ke pemantik api, yang hanya bisa dihidupkan kalau mesin dihidupkan.
Setelah makan dan minum kopi selesai, kami biasanya melanjutkan tidur siang selama 2- 3jam, karena ngantuk sudah mulai menyerang dan udara sudah mulai hangat. Malam biasanya kami menyetir sampai jam 24.00, tapi tidak terlalu lelah juga karena setiap 3 - 4 jam perjalanan pasti berhenti untuk makan siang / malam, kadang berhenti untuk foto stop dengan pemandangan yang indah.  Kadang berhenti untuk mengisi solar.
Untuk urusan buang air kecil atau besar tidak masalah karena memang sudah tersedia toilet di dalam campervan.  Tiap hari saat mengisi solar atau di pemberhentian dipinggir jalan, selalu ada tempat untuk mengisi air untuk persediaan mandi dan mencuci. Juga untuk membuang penampungan air kotor dan "toilet cassette". Toilet cassette adalah penampungan buang air besar yang sudah dicampur bahan kimia khusus untuk menghancurkan kotoran - kotoran wc, sehingga yang tersisa tinggal berupa cairan yang siap untuk dibuang.
Untuk tidur kami membawa sendiri sprei, bantal dan selimut, karena sewanya lumayan mahal, sekitar Rp200.000 perhari perorang.
Perjalanan sampai dengan 28 July kami mengembalikan campervan menghabiskan solar sekitar NOK1650=Rp3.300.000. Harga solar sekitar NOK13.50 atau Rp27.000/liter, jadi sekitar 240liter untuk jarak sekitar 2.200km. Pemakaian solar lumayan boros, rata rata 9,5km/liter. Bandingkan dengan perjalanan minggu sebelumnya dimana konsumsi mobil sewaan station wagon, konsumsi sekitar 20km/liter solar.

Friday, July 25, 2014

Hari ke 11 - 23 July

Blogging sambil beristirahat dipinggir hutan
Pengalaman hari pertama campervan
Dengan keretaapi jam 11.00 kami menuju pinggiran Oslo menuju arah airport, ke stasiun kecil yang bernama Kløfta. Dalam 45 menit, kami sudah sampai di stasiun dan menunggu untuk dijemput.
Tidak lama menunggu,  kami melihat sebuah campervan dari Touring Cars masuk ke halaman parkir stasiun. Pengemudi nya seorang cewek muda. Ternyata memang dia membawa papan nama kami untuk tujuan menjemput kami. Setelah menyelesaikan urusan administrasi didepot Touring Cars,  kami disuruh menonton video overview dari pengoperasian campervan. Banyak yang harus diketahui dalam pengoperasian nya. Beberapa diantaranya :
- Pengisian air bersih dan mencek sisa kapasitas tangki
- sisa kapasitas grey water / air pembuangan dan bagaimana cara membuangnya
- pengoperasian toilet, dan cara pembuangan septik tank. Termasuk mempersiapkan septi tank untuk dipakai kembali, dimana kita harus memasukkan dulu cairan khusus septik tank yang berisi mikroba-mikroba pencerna kotoran septik tank
- cara pengecekan dan pengisian sistem kelistrikan baterai / accu Campervan yang ada dua, 1 untuk kelistrikan mobil, dan satu lagi untuk "auxiliary". Auxiliary ini termasuk untuk pompa air, lampu interior, heater dan sebagainya
- cara membuka jendela, atap, kompor , kulkas, toilet dan shower, tangga listrik kecil, dan banyak lagi.
- sistem Autopass, yaitu pembayaran jalan toll yang bisa dilakukan tanpa perlu mengurangi kecepatan mobil sama sekali. Sewa campervan kami sudah termasuk sewa alat ini dan tidak perlu membayar toll lagi.
Setelah melihat video, kami diajak melakukannya sendiri di campervan kami. Tujuannya supaya tidak lupa. Memang sih, mungkin saking exciting nya, saat dijalan kita bisa kebingungan sendiri bila tidak mempraktekkannya langsung. Memang ada bantuan melalui telepon yang bisa kita hubungi, tentunya dengan biaya telepon dan tambahan persoalan lagi karena kita dijelaskan tanpa kehadiran personal bantuannya, hanya secara lisan saja.
Akhirnya dari depot Touring Cars kami jam 14.00 berangkat, dengan tujuan pertama adalah ke Kiwi minipris. Kiwi, Rema1000 dan Coop adalah groceries dominan di Norwegia. Untuk menghemat biaya makan dan minum dijalan, kami merencanakan untuk masak. Dan sebelum perjalanan, kami harus membeli persediaan bahan makanan secukupnya dulu.
Perjalanan hari pertama kami adalah menuju ke arah Utara, ke kota Trondheim. Tujuannya untuk mengunjungi stasiun kereta api di desa kecil pinggiran kota ini, dekat airport, yang namanya desa Hell. Pertama kali menyetir campervan ini kesannnya adalah seperti menyetir truk. Karena posisi duduknya yang tinggi, dan posisi setir yang seperti colt diesel. Ukuran  bodi campervan ini hampir selebar bis kota. Untuk panjangnya memang tidak sepanjang bis kota. Sedikit lebih pendek, yaitu 7 meter.
Didalam campervan kami adalag shower dan toilet, dengan kapasitas tidur yang paling nyaman adalah untuk max 6 orang. Dengan hanya kami berdua yang menempati, memang terkesan berlebihan.  Tetapi untuk campervan yang lebih kecil ukurannya, memang memiliki kapasitas tidur untuk 4 orang, tetapi kasur nya hanya terdiri dari 2 matras, yang satunya sepanjang 180cm, yang satunya lagi adalah konversi dari tempat duduk meja makan yang bisa dirubah menjadi tempat tidur. Ya memang tidak begitu nyaman, apalagi kalau sedang mengantuk dan terburu buru ingin tidur, harus merubah posisi meja makan, repot juga.
Kami menyetir santai sampai jam 24.00, lalu kami mencari tempat istirahat untuk parkir campervan. Di Norwegia banyak disediakan untuk tempat berhenti mobil dan truk yang bisa kita jadikan tempat menginap di campervan, disebut dengan wild camping. Kami tidak berhenti dan menginap di camping ground, karena kami merasa tidak memerlukannya. Tapi kami rencana ingin mencobanya suatu saat dengan tujuan experience, untuk membandingkan pengalaman menginap campervan.

Hari ke 10 - 22 July

Breakfast jam 07.00, ada beberapa makanan scandinavia yang kami temui. Seperti sejenis hati (sapi?) Yang dihancurkan dan dipadatkan seperti sosis, berbagai jenis salad dan ham digulung bulat yang rasanya kental dengan rasa keju. Hari ini kita akan berangkat kembali dengan rombongan Norway in Nutshell, dengan bis ke arah Gudvangen jam 10.50.
Dengan melewati Stalheimskleiva, jalanan berkelok kelok yang sangat tajam tikungannya, kami sampai di Gudvangen.
Stalheimskleiva ini sejarahnya adalah jalan pengantaran pos darat untuk menuju gudvangen,  yang sekarang dipakai untuk jalan umum. Karena sangat curam dan kelokan tajamnya, jalanan ini dibuka hanya saat sekitar musim panas saja, dari bulan Mei sampai Oktober.  Selain bulan itu jalanan ditutup karena licin bersalju. Hotel Stalheim tempat kami menginap semalam, buka dan tutup nya mengikuti buka dan tutup jalanan ini.
Dari Gudvangen kami naik ke kapal ferry menuju Flåm. Kota ini adalah kota transit sekaligus tempat wisata berkemah dan beberapa hotel wisata. Perjalanan Gudvangen-Flam ini melalui fjord Næeofjord dan Sognefjord, 2 fjord utama yang paling terkenal selain Geiranger fjord, yang terdaftar dalam UNESCO Heritage list. Memang indah banget fjord disini, disana sini ada beberapa desa kecil, lengkap dengan air terjun dan ternak ternaknya. Mereka bekerja dalam budidaya pertanian, peternakan dan perikanan. Sebagian besar untuk self sufficient, di konsumsi sendiri,  dengan beberapa diantaranya untuk dijual dipasar. Perjalanan ferry makan Waktu sekitar 1jam. Sampai ke Flåm, setelah menunggu sekitar 2 jam, kami naik kereta api menuju myrdal.  Kereta Flåm ke Myrdal ini adalah scenic train yang terkenal dengan pemandangan yang indah, melalui gunung, lembah dan air terjun.  Pada salah satu air terjun yang paling dekat dengan jalur kereta, penumpang dipersilakan turun untuk foto stop. Ternyata ada bonus kejutannya. Ada beberapa orang penari muncul dari sela sela air terjun secara bergantian dengan diiringi musik traditional Norwegia. Tidak lama kami sampai di Myrdal
Perjalanan dari Myrdal dengan kereta api menuju Oslo ini melalui beberapa glacier, padang rumput dengan glacier abadi. Disebut abadi karena sebagian besar glacier disini tidak mencair selama musim panas . Pemandangan disini cenderung gersang tanpa pohon, hanya lumut,  rumput,  dan semak pendek yang bisa bertahan hidup karena lingkungan yang keras dan dingin. Sampai di Oslo jam 23.00 kami langsung menuju hotel.
Hotel kami lokasi di dekat stasiun kereta Oslo, yang kami pilih lokasinya karena besoknya kami harus ke stasiun lagi untuk menuju ke depo campervan "Touring Cars" yang lokasinya berada didekat airport. Sedangkan bawaan kami lumayan banyak. Jadi dengan jarak hotel ke stasiun yang hanya 450m, kami bisa menghemat banyak waktu dan biaya. Tidak perlu ongkos taxi atau bis lagi untuk ke stasiun.

Hari ke 9 - 21 July

Jam 06.15 kami mempunyai appointment dengan petugas porterservice.no. Mereka akan mengirimkan backpack besar 80L kami dari Bergen ke hotel kami di Oslo. Dengan membayar NOK25=Rp500.000, maka kita tidak perlu repot memikirkan dan membawa terlalu banyak bagasi, karena malah akan merepotkan kita dalam perjalanan ke Oslo ini. Terutama saat harus berjalan kaki cukup jauh dari apartment ke stasiun kereta untuk tahap pertama perjalanan Norway in Nutshell.  Pembahasan detail Norway in Nutshell ini bisa dilihat di menu Norway in Nutshell. Singkat nya, NIN ini adalah serangkain tiket perjalanan kami dari Bergen ke Oslo melalui beberapa scenic places, diantaranya adalah Voss, Stalheim, Gudvangen dan Flåm, dengan kereta api, bisn dan kapal.
Hampir telat sampai di stasiun kereta api, untung kita secara tidak sengaja menemukan bis kota yang searah ke stasiun. Driver yang baik hati, bapak tua ini tidak mau menerima pembayaran ongkos kami. "It's only 2 stops..." begitu katanya.  Tapi walaupun hanya 2 kali pemberhentian, tapi kami pasti telat bila tidak ditolong oleh bis yang baik hati ini.
Kereta sekitar 1jam 30 menit berakhir di desa Voss yang indah. Dari sini kami lanjut dengan bis menuju Stalheim,  hotel tempat kami bermalam hari ini. 
Dugaan kami bis ini berhenti untuk spot foto di hotel. Ternyata tidak. ...  tapi bapak sopir menenangkan kami, dan kami dibawa sampai ke pemberhentian berikutnya di Gudvangen. Dari sini kami naik bis yang sama untuk kembali ke hotel Stalheim.
Berdasarkan saran dari TripAdvisor, kami meminta kamar yang menghadap ke valley ke arah Gudvangen.  Bahkan kami bersedia untuk upgrade ke kamar yang memiliki view yang paling istimewa.  Tetapi ternyata pihak hotel berbaik hati mencarikan kami kamar yang bagus view nya tanpa perlu membayar lagi.
Hotel ini adalah hotel bersejarah yang dibangun tahun 1800. Didalamnya penuh Dengan barang barang antik. Lokasinya benar benar indah untuk foto spot. Jendela kamar kami menghadap ke lembah desa Gudvangen yang dengan beberapa rumah dengan padang rumputnya dan ada air terjun, dikelilingi beberapa gunung tinggi dengan sungai yang mengalir dibawahnya. Kamar hotel ini tidak ada tv nya. Tapi siapa perlu tv .... karena orang kesini untuk menikmati pemandangan. Bukan untuk menonton tv.
Karena capeknya, kami tidur dulu sampai jam 18.00, lalu berjalan keliling berbagai objek wisata sekitar hotel. Di seberang hotel ada beberapa log house. Yaitu rumah tradisional yang tersusun dari batang pohon bulat, dengan atapnya berumput dan ditumbuhi pohon kecil yang gunanya untuk melindungi dari udara ekstrim di musim dingin.
Kembali ke hotel jam 20.00 kami minum kopi berdua dihalaman lobby belakang hotel, sambil dikelilingi nyamuk...
Nyamuk .? Wah kami nggak menyangka, karena tadinya tidak ada, tapi tiba tiba nyamuk menyerang.  Tapi ketika dilihat lebih detail, nyamuknya lebih menyerupai laron kecil dan tindak menggigit seperti nyamuk di Indonesia.  Disini mereka hanya merubung kami, tapi memang tidak menyenangkan karena gatal dan mereka merayap kesana sini,  kadang masuk baju dan bahkan masuk ke dalam kopi yang amat nikmat tadi...
Akhirnya kembali ke kamar dan tepatbl jam 24.00 sesaat setelah sunset baru kami tidur.

Hari ke 8 - 20 July

Pagi jam 04.30 bangun langsung siap siap untuk jalan sambil foto foto saat "golden hour". Saat saat seperti ini punya efek foto yang lebih menonjol daripada pada siang hari. Pertama dan paling mudah dan paling cepat adalah daerah Bryggen. Daerah ini khasnya adalah deretan gudang tua yang sekarang dioperasikan sebagai pertokoan dan café.
Jam 06.00 sudah pulang ke apartemen Annete kembali. Apartemen ini memang berada ditengah tengah diantara pusat kota dan pelabuhan.
Tidur lagi sampai jam 10.00 baru bangun. Setelah masak pop mi, kami menyeruput kopi dan teh favorit, lalu berangkat ke Mt.Fløyyen. Dengan naik kereta dari stasiun Fløybannen selama 15 menit kita sampai di puncak nya. Kota Bergen konon dikelilingi oleh 7 puncak gunung. Tapi warga kota ini sendiri masih memperdebatkan puncak mana saja yang berjumlah 7 ini, karena totak puncaknya ada lebih dari 9. Kita hanya tertarik dengan puncak Mt.Fløyyen ini, karena paling mudah dan disana ada fasilitas naik kano gratis.  Jadi kami juga tidak mau menyia-nyiakan kesempatan gratis ini. Maklum di Norwegia ini semua serba mahal dan jarang ada yang gratis. Setelah puas main kano dan makan es krim, kami pulang ke apartemen untuk membereskan cucian yang belum terurus dari kemarin.
Mengeringkan cucian dengan mesin dryer, terus kita segera ke gereja , karena jadwal untuk misa dalam bahasa inggris ada jam 18.00 hari minggu. Pulang dari gereja kita kembali ke apartemen untuk packing backpack kita.
Sejak kemarin, praktis apartemen Annete ini "milik" kita. Karena saat kita tidur Annete datang dan saat kita datang Annete tidur atau sedang pergi.
Negara negara Scandinavia memang terkenal aman. Di Finlandia maupun Norwegia, 2 orang host kami ini tidak ambil pusing dengan masalah keamanan rumah mereka.
Saat di Finlandia, Ivalo, Anne tidak pernah mengunci pintu rumah maupun kamar. Padahal rumahnya ada di tengah hutan dan rumah tetangga letaknya cukup berjauhan.  Demikian juga saat di Norwegia, Bergen, Annette memberikan kunci apartemen kepada kami, padahal kami hanya kenal via Internet di Airbnb. Saat meninggalkan apartment pun pintu kamarnya dibiarkan terbuka begitu saja.

Tuesday, July 22, 2014

Hari ke 7 - 19 July

Pagi jam 08.00 kita bangun. Tidur kita hari ini 12 jam. Jadi praktis kami di Stockholm cuma mampir tidur aja. Karena siang ini kami akan masuk ke Norwegia di kota Bergen.  Lagipula di Stockholm Swedia tidak ada lokasi yang benar benar menarik bagi kami.
Dengan santai dan bermalas-malasan kami breakfast di lobby, karena pesawat ke Bergen berangkat jam 12.30. Ya ... Breakfast hotel ini memang adanya di lobby dan menyatu dengan lobby tanpa penyekat. Kami menginap 2 kali di hotel airport.  Yang pertama adalah di Helsinki pada hari travelling kami yang kedua.
Alasannya karena dengan di hotel airport kita tidak usah terburu-buru besoknya.  Hotel airport biasanya memang hanya untuk stay 1malam saja. Dan selalu ada shuttle gratis.
Sampai di Bergen langsung beli makan siang dulu, yaitu pizza, seharga total NOK39 atau Rp80.000 untuk 2 potong besar pizza. Pizza disini lebih mirip pizza di Indonesia, yaitu tebal dan berisi. Tidak seperti pizza di Spanyol dan Italy yang cenderung tipis dan kering.
Dengan naik airport bus yang ongkosnya NOK90 , Rp180.000 perorang,  kita akhirnya sampai di rumah host Airbnb di Bergen yang namanya Annete. Rambutnya punk berwarna merah, dan kebetulan hari ini adalah birthday nya , terlihat dia sudah bersiap siap untuk birthday partynya.
Setelah perkenalan sebentar dan memberi tahu segala sesuatunya, seperti cara memakai mesin cuci, pengering, memberi kunci rumah dan memberitahu bahwa kita bebas dirumahnya asalkan bersih dan nggak berisik. Setelah host kita pergi , kita betul betul merasa seperti penduduk lokal yang tinggal di rumah sendiri. Kita masak bubur dan menyeruput kopi sambil bersantai. Malam kita keluar untuk jalan jalan sebentar dibawah terik matahari. Pulang jam 23.00 matahari masih bersinar. Matahari tenggelam jam 24.00 sampai jam 04.00. Tapi waktu aku terbangun jam 02.00 langit tidak benar-benar gelap, tapi masih kebiru-biruan seperti sore hari sesaat setelah matahari tenggelam di Indonesia.

Hari ke 6 - 18 July

Jam 06.30 berangkat dari Ivalo menuju airport di Rovaniemi. Jam 10.00 sampai di airport. Airport masih sepi sekali dan belum ada petugas. Untuk mengembalikan kunci mobil pun tidak ada petugas car rental yang standby di counter. Karena flight masih 2 jam lagi, maka kami kembali ke mobil untuk packing ulang bagasi kami yang masih berserakan di mobil. Jam 10.45 , petugas car rental masih belum ada juga. Akhirnya dengan saran petugas car rental yang lain, kita masukkan kunci mobil ke dropbox.
Ternyata Rovaniemi ini hanya airport kecil yang dalam sehari total kedatangan dan keberangkatan hanya total 4 flight. Begitu juga petugasnya, mereka merangkap beberapa tugas sekaligus. Mereka melakukan checking in dan sekaligus petugas yang melakukan penjagaan dan cek ulang boarding pass di gate keberangkatan.
Flight kita menuju Stockholm dengan transit di Helsinki, mendarat Stockholm jam 16.00. Menunggu free shuttle bus ke hotel. 15 menit bus datang, langsung ke hotel. Sampai di hotel masih terasa capeknya hiking di ujung Eropa. Akhirnya kita beli makan take away, langsung tidur jam 20.00 sampai pagi.

Sunday, July 20, 2014

Hari ke 5 - 17 July

Kembali dari track Knivskjellodden sampai di mobil jam 14.00. Kami tidur di dalam mobil sampai jam 11.00 siang. Rencananya hari ini kami mau mampir ke Aritico Ice Bar, tapi batal karena kami tidak mempunyai uang NOK (Nowegian Kroner). Kami hanya membawa Euro karena tidak menyangka akan memerlukan NOK. Bayar pembelanjaan supermarket maupun makan dan minum masih bisa dengan kartu kredit, tapi masalah nya adalah bayar parkir. Parkir sudah dicoba dengan kartu kredit dan selalu gagal. Karena harus dengan receh NOK., ya sudah kami lanjut aja perjalanan kami.
Dalam perjalanan di area artic circle, baik di Lapland (Finland) dan Finmark (Norway) kita bisa menemui banyak raindeer berkeliaran bebas dijalan. Sebagian besar rusa disini mempunyai identitas dan mereka panas musim panas kembali ke daerah artic circle. Umumnya mereka keluar dari hutan pada pagi hari dan sore hari untuk mencari rumput.
Jadi mengemudi disini harus extra hati hati. Karena penyebab kecelakaan yang paling sering ini adalah raindeer dan elk (rusa besar yang hampir seukuran banteng ). Populasi raindeer jumlahnya lebih banyak daripada manusia, terutama di Lapland Finland. Selain karena memang reindeer jumlahnya cukup banyak, jumlah populasi penduduk disini hanya 1 orang/km2 Bandingkan dengan jakarta yang kepadatannya 2000 orang/km2. Kalimantan yang hutannya masih luaspun kepadatannya 20orang/km2

Sampai di Ivalo jam 22.00 malam, kami menginap kembali di rumah host Airbnb yang kemarin kami singgahi. Sebelumnya kami mengisi solar dulu. Kami di Nowegia dalam perjalanan ke Nordkapp- Knivskjellodden hanya mengisi sedikit solar , karena kami tahu harga solar di Norwegia lebih mahal 20- 25% daripada harga solar di Ivalo- Finlandia.

Saturday, July 19, 2014

Hari ke 4 - 16 july

Ivalo -  Nordkapp
Jam 10 pagi setelah breakfast kita berangkat menuju Nordkapp.  Perjalanan seharusnya memerlukan waktu sekitar 8 jam (menurut google maps), tetapi kita baru sampai di Nordkapp sekitar jam 22.00.
Keterlambatan sekitar 4 jam dari rencana ini disebabkan:
- isi solar ( rent car kami mobil diesel- solar)
- beli makanan
- toilet stop
- foto stop
- membuat kabel untuk rice cooker
Kami membawa portable rice cooker, tetapi kami lupa membawa kabelnya. Sehingga dengan peralatan seadanya harus me modifikasi kabel seadanya supaya rice cooker bisa dioperasikan. Cukup memakan waktu, tapi akhirnya berhasil juga.
Ya.... kami membawa rice cooker.  Untuk apa ?? Biaya untuk makan di scandinavia terkenal amat mahal. Untuk sekali makan, belum termasuk minum, memerlukan sekitar Rp200.000 sampai Rp.300.000.
Asumsikan kita bisa membawa beras, lauk mentah (abon, kecap, pop mi, buryam - bubur instan) dan sisanya kita berbelanja bahan makanan di groceries, maka selama kami dimobil atau campervan dan kami bisa mengoperasikan rice cooker (memakai tegangan 12volt mobil) , maka kalkulasi penghematannya sekitar 4-5juta rupiah dibandingkan makan di kafe atau restoran dengan menu paling murah.
Sehingga akhirnya, bawaan pakaian kami di backpack hanya 20%, sisanya adalah peralatan "camping" untuk dimobil, termasuk 2 buah kasur busa utk tidur.2 bantal dan selimut !!!.
Total bawaan kami adalah 1 backpack 80L, 1 backpack 40L untuk cabin, 1 backpack trolley utk cabin. Yang lain bisa di kategori kan sebagai handbags.
Kembali ke perjalanan menuju Nordkapp. Setelah sampai Nordkapp, kami menuju track ke knivskjellodden,  dimana kami harus berjalan kaki sekitar 18km (7- 8 jam) pulang pergi.... tadinya aku kira ini track yang mudah. Karena ada beberapa orang yang barusan pulang termasuk 3 anak kecil, yang paling kecil berumur sekitar 6 tahun, tapi mereka tidak tampak kepayahan...
Kami menyiapkan backpack yang berisi makanan, air minum, tripod dan camera. Dan untungnya kami membawa wind breaker, yaitu sejenis jaket tipis untuk melindungi dari angin dan hujan. Walaupun tipis tapi sangat efektif melindungi tubuh kita dari angin. Angin di track knivskjellodden ini sangat kuat. Karena saking kuatnya terpaan angin disini, temperatur10 derajat celcius terasa hampir seperti dibawah 0 derajat celcius. Beberapa tahun yang lalu aku mendaki gunung Huangshan pada temperature minus 4 derajat celcius. Pulangnya tubuh terasa panas dan berkeringat.  Tapi disini dengan temperatur 10 derajat celcius dengan lapisan jaket yang sama pun masih terasa lebih dingin, apalagi bila tidak dilapisi wind breaker.
Saat itu pukul 22.30 malam. Matahari masih bersinar terik seperti jam 15.00 di Indonesia. Saat kira kira jam 24.00 baru sampai setengah perjalanan, akhirnya aku menyerah dan memutuskan untuk balik ke mobil.  Loh... kenapa?
Ternyata track ini amat melelahkan dan membutuhkan tubuh yang fit. Beberapa alasan lainnya:
- track berbatu dan naik turun. Bila tidak terbiasa bisa membuat otot pergelangan kaki menjadi kram
- angin yang sangat kuat, membutuhkan tenaga ekstra untuk melawan angin.

Kita sampai di mobil kembali jam 02.00 dan matahari masih bersinar terik. Setelah menyiapkan "kasur lipat" akhirnya kami tidur di mobil sampai jam 11 siang. Memang tidur dimobil ini sudah direncanakan dan cukup nyaman. Dengan kaca mobil tertutup rapat dan dibawah terik matahari, kami berdua merasakan udara masih nyaman seperti di jakarta tidur di kamar dengan AC 25- 26 derajat Celcius.  Jadi dengan selimut tipis, sudah cukup hangat. Jangan coba-coba tidur didalam mobil dibawah terik matahari di Jakarta, bisa mati kepanasan kan ...

Hari ke 3 - 15 July

Helsinki - Rovaniemi, flight Norwegian
Dengan flight 1jam 20menit, kita ke Rovaniemi. Sampai di Rovaniemi kita foto foto diairport.  Airport Rovaniemi cukup unik karena bertema natal dan sinterklas sepanjang tahun.

Kita mengambil mobil sewaan yang sudah dibooking jauh hari sebelumnya. Mobil sewaan kita adalah jenis station wagon, yang panjang dibelakangnya bisa untuk tidur. Dan aku memang membawa busa lipat untuk alas tidur untuk "berkemah" di mobil.

Dengan mobil kita menuju Santa Clauss Village yang wajib dikunjungi bila sedang ada di Rovaniemi. Disini kita bisa mengirim kartupos untuk kita sendiri atau orang lain dengan cap pos desa Santa Clauss. Kita juga makan semacam bubur kentang dengan lauk tomat dan daging raindeer. Harga EUR22 cukup mahal, tapi porsinya besar sekali bisa untuk 3kali makan. Lagipula dimana lagi kita bisa makan daging raindeer selain disini.
Rovaniemi adalag ibukota Lapland, dimana letaknya berada di lingkaran kutub utara, artic circle.

Dari Rovaniemi kita menuju ke Ivalo,  sekitar 3 jam 30 menit perjalanan mobil. Sejak hari ini, perjalanan kita akan terus menuju Utara, ke titik ujung Utara daratan Eropa.
Sampai di Ivalo, kita menginap di rumah penduduk di tengah hutan di Lapland. Namanya Anne. Anne tinggal bersama suaminya yang kebetulan saat itu sedang tidak dirumah karena sedang menikmati hobby nya memancing ditemani 2 ekor anjing nya.

Hari ke 2 - 14 July

Frankfurt Helsinki, flight Lufthansa
Sampai Helsinki tujuan kita langsung  ke hotel. Hotel yang sudah kita booking adalah hotel airport dan disediakan free transfer ke airport. Tapi karena jadwal free shuttle mulai jam 17.00, sedangkan kita mendarat jam 14.00 maka kita harus menelepon hotel untuk menjemput kita. Oleh pihak hotel kita disuruh mencari taxi.  Bukti pembayaran taxi nantinya bisa ditagihkan ke receptionist. Lumayan juga karena taxi kita EUR18 sekitar Rp 280.000 untuk perjalanan sekitar 10menit saja.  Taxi di Helsinki hampir semuanya mobil mewah sekelas Mercedes E-Class. Bahkan beberapa adalah E-Class versi terbaru tahun 2014.

Sampai di hotel, kita menyempatkan untuk ke city center. Dengan public bus, perorang tiket nya EUR5=Rp80.000 kita menuju ketengah kota. Waktu perjalanan sekitar 30menit dengan melalui highway.
Kita kearah pelabuhan, dimana sebagian besar kawasan wisata kota Helsinki berada.
Helsinki mempunyai banyak pulau pulau yang tersebar, salah satunya adalah Suomenlina yang terkenal dengan bentengnya. Yang membedakan Scandinavia dengan kota kota Eropa pada umumnya adalah arsitekturnya. Arsitekturnya cenderung lebih sederhana dan tidak serumit kota Paris atau Roma.

Scandinavia mempunyai kesamaan dalam hal pedesaan dan pinggiran kotanya. Inilah keunikan Scandinavia. Jadi kalau ke daerah ini, menurut aku, kita tidak perlu ke kota besarnya, pemandangan jauh lebih menarik di kota kecil dan scenic roadnya.

Sunday, June 29, 2014

Mencari persewaan mobil di Eropa


Counter car rental di airport

Beberapa trik mencari sewa mobil di eropa.
Yang menentukan harga sewa:
-high season - summer paling mahal
-jenis bahan bakar - mobil diesel lebih mahal. Harga bahan bakar solar untuk mesin diesel eropa kurang lebih sama dengan harga bensin. Tetapi yang membuat sewa mobil diesel di eropa lebih mahal adalah konsumsi bahan bakarnya. Mesin bensin meminum sekitar 12-15km/liter, sementara mesin diesel sekitar 22-25km/liter. Dengan perjalanan rata-rata 250km perhari, bensin perlu 16,7liter, sedangkan solar perlu 10liter.  Harga solar di norwegia sekitar 1.7€, sedangkan bensin 1.9€. Penghematan dalam 1hari 31.73-17=14.7€. Pada umumnya beda sewa mobil diesel berkisar antara 10-20€ perhari. Jika perjalanan kita lebih dari 250km, lebih baik memilih mobil berbahan bakar solar
-sewa dengan kupon diskon, misalnya www.rentalcarmomma.com. untuk dapat discount caranya dengan klik pada diskon item pada website agen yang mengeluarkan diskon.
-jenis transmisi, transmisi otomatis lebih mahal sewanya daripada transmisi manual. Pada umumnya, selisih sewa tidak melebihi 10€ perhari
-jemput /kembalikan mobil di airport dan stasiun bis-kereta lebih mahal dari lokasi lainnya. Tetapi ada beberapa persewaan mobil yang bisa menekan biaya ini dengan cara "Meet and Pickup". Dimana persewaan mobil itu tidak memiliki counter di airport atau stasiun, tetapi mereka akan menemui kita dan menjemput kita ke depo kendaraan mereka di pinggiran kota untuk menekan biaya operasi mereka, sehingga bisa menawarkan sewa yang lebih murah. Biasanya persewaan mobil lokal yang menawarkan model seperti ini. Tetapi jangan salah, servis yang mereka tawarkan biasanya tidak kalah dengan persewaan skala internasional.
-jemput dan kembalikan mobil di lokasi yg berbeda, apalagi berbeda negara, jauh lebih mahal. Kombinasi jemput dan kembalikan mobil, berbeda-beda tergantung negaranya,  misalnya, Spanyol- portugal jauh lebih murah murah daripada spanyol-perancis
-lama masa sewa,makin lama makin murah rate sewa perhari. Sewa 7hari biasanya menawarkan sewa dengan harga sama seperti sewa 6hari.
-negara tempat kita menyewa, makin ke utara makin mahal. Jadi, sewa paling mahal adalah di scandinavia, inggris, swiss, jerman, belanda. Paling murah italia, spanyol dan portugal
-perusahaan rental. Yang punya cabang paling banyak, Avis, Europcar, dan Hertz. Untuk scandinavia paling murah adalah avis dan sixt, dibandingkan dengan hertz. Untuk area perancis, spanyol dan portugal paling murah hertz
-reservasi atau booking mobil yg ingin disewa harus dilakukan jauh sebelumnya. Dalam peak season puncak liburan di eropa yaitu musim panas, sekitar bulan juli-agustus, booking 1bulan sebelumnya akan lebih mahal 20-40% daripada bila booking 3bulan sebelumnya. Demikian juga dengan pilihan mobilnya. Dari sekitar 10jenis, menjad sekitar 2-3mobil.
-Jenis pembayaran dan kapan pembayaran dilakukan. Pembayaran dengan kartu kredit pada beberapa perusahaan persewaan mobil, dikenakan surcharge. Kapan pembayaran dilakukan ? Harga sewa akan lebih murah sekitar 10% bila saat dilakukan booking langsung "full payment", dibandingkan bila "pay later". Dengan pay later, akan menguntungkan bila saat booking exchange rate lebih tinggi daripada saat kita kembalikan kendaraan sewa kita.
-jangan lupa untuk mendaftar keanggotaan/member, karena akan mendapatkan diskon 10-20% untuk sewa ke 2 dan seterusnya. Sewa pertama tidak diskon, karena setelah kembalikan mobil sewaan pertama , member pada perusahaan rental tersebut barulah diaktifkan
-Sewa melalui agen persewaan online. Agen-agen ini bekerjasama dengan perusahaan persewaan mobil. Mereka umumnya tidak
mempunyai armada sendiri. Mereka memperoleh pendapatan dari komisi persewaan mobil yang dipilih customer dari website mereka. Bisa dicoba www.economycarrentals.com atau yang seringkali memberikan harga yang lebih murah untuk mobil yang sama, dari perusahaan persewaan yang sama. Misalnya sewa mobil jenis peugeot 107 di musim panas dari airport portugal, ke airport portugal, dari perusahaan avis, bila disewa dari agen, bisa lebih murah 20-30% karena seringkali mereka mensubsidinya dengan komisi mereka. Agen akan mengeluarkan voucher (seperti voucher hotel) yang ditunjukkan saat kita datang ke counter mereka, atau saat "Meet and Pickup"

Apa yang perlu dipersiapkan saat menyewa mobil di Eropa ?
A.SIM internasional
B.SIM Indonesia
C.Passport
D.Credit card yang kita pakai saat melakukan booking. Item A sampai D ini diperlihatkan saat akan menyewa kendaraan
E.Plafon kredit, biasanya perusahaan sewa mobil akan menahan deposit kendaraan sekitar 1000-2000€, plus nilai sewa perkendaraan, tergantung jenis kendaraan yang kita sewa.
F.Telepon dan sim card dengan saldo balance yang mencukupi, penting terutama saat kita harus menelepon nomor road side assistance lokal, bila terjadi masalah dijalan (mogok, kecelakaan dsb).

Apa yang perlu diperhatikan saat menerima kunci mobil ?

Parkir lot persewaan mobil.
Tiap lot mempunyai nomor.
Kita akan diberikan nomor lot 
dimana kita 
harus mengambil kendaraan yang kita sewa

-Periksa kelengkapan dokumen mobil, dan kelengkapan keselamatan mobil (reflective jacket dan segitiga pengaman). Tanyakan nomor telepon roadside assistance, karena ini adalah satu-satunya bantuan saat kita terlibat masalah di perjalanan
-Periksa segala cacat pada body, mesin, kaca dan interior. Cacat sekecil apapun bisa menjadi masalah jika tidak didokumentasikan di dokumen serah-terima kendaraan. Sebisa mungkin laporkan pada petugas untuk dicatat di dokumen, dan ambil foto dengan kamera pada cacat tersebut bersebelahan dengan kertas dokumentasi yang sudah mencatat dan ditandatangani petugas. Luangkan waktu 15-30 menit untuk memeriksa secara teliti, karena terburu-buru malah akan merugikan kita sendiri

Pasang segitiga pengaman dan
memakai reflective jacket
bila berhenti dalam
keadaan darurat terutama
di tol dan highway
Mengemudi di Eropa ? Silakan search Google dulu untuk topik driving in europe
https://www.google.com/search?q=driving+in+europe
Beberapa hal yang penting untuk diperhatikan adalah : 
-kita harus menelepon atau melaporkan polisi bila melihat kecelakaan dijalan atau kendaraan ternak yang tertabrak
-pada persimpangan jalan, selalu dahulukan kendaraan dari sebelah kiri
-selalu berhati-hati pada zebra cross dan siap menginjak rem
-saat mogok dijalan tol atau highway, bila  harus turun dari kendaraan, kita harus memakai reflective jacket dan memasang segitiga pengaman

Peringatan ada radar speed camera 
-speed camera bertebaran disetiap sudut jalan, jadi jangan melanggar kecepatan di depan speed camera, karena nomor kendaraan akan terekam dan di kirim ke kepolisian di European Union, selanjutnya akan ditagihkan ke credit card kita oleh pemilik mobil (persewaan mobil). Kalau mau ngebut, hindari speed camera. Sekarang banyak GPS yang dilengkapi dengan data lokasi speed camera dan akan memperingatkan kita bila kita akan segera masuk area deteksi radar kecepatan

Camera untuk menangkap pelanggaran lampu merah
-jangan melanggar rambu lalu lintas walaupun tidak ada polisi, karena pelanggaran kita akan terekam dan kita bisa didenda yang akan ditagih ke credit card kita. Bahkan ada beberapa turis yang merasa bebas karena pelanggaran mereka tidak memunculkan tagihan sesaat setelah mereka kembali ke negaranya masing-masing. Tetapi ternyata tagihan tilang ini masih bisa muncul dalam 6 bulan setelah pelanggaran terjadi. Jadi waspadalah



Norway in Nutshell (NIN), paket vs separate


Norwegia adalah negara yang terkenal dengan fjord yang paling indah di dunia. Fjord utama adalah Sognefjord dan Geiranger fjord yang oleh UNESCO diterapkan sebagai warisan cagar budaya.
Sehingga menjelajahi fjord adalah hal yang paling esensial saat mengunjungi Norwegia.
Bagi petualang yang mempunyai waktu sempit maka ada activity yang menyandang nama Norway-in-Nutshell atau disingkat NIN.
Tetapi bagi yang kurang terbiasa mengatur itinerary sendiri, NIN ini mempunyai kerumitan tersendiri karena mempunyai banyak variasi jalur alternatif yang bisa ditempuh.
NIN seyogyanya adalah semacam tour, tetapi bukanlah guided tour seperti pada umumnya.
NIN ini sejatinya adalah serangkaian perjalanan dengan kereta api, bus dan kapal pesiar cruise, dengan mengandalkan itinerary yang kita sudah set sebelumnya. Karena itinerary ini kita set sendiri, maka kita bisa mengatur sendiri waktu yang kita inginkan.
Kita bisa membeli serangkaian perjalanan ini secara paket, termasuk hotel dan activity yang diinginkan, maupun secara terpisah. Jika kita membeli secara terpisah, harga total yang akan kita bayar akan lebih mahal, tetapi akan jauh lebih fleksibel daripada membeli dari paket.



Paket Bergen-Oslo atau Oslo-bergen adalah yang jalur utama yang paling singkat, tetapi mewakili semua pemandangan di Norwegia yang paling lengkap. dan paling murah, harga NOK1550/orang (sekitar 3juta rupiah, high season 2014). Fjord yang akan kita jelajahi adalah cabang dari Sognefjord, yaitu Naerofjord dan Aurlandfjord. Paling lengkap karena kita mengarungi fjord, air terjun, pedesaan khas Eropa di lembah hijau yang dikelilingi bukit dan gunung.  Bisa ditempuh 1 hari, berangkat pagi, sampainya malam. Tetapi untuk lebih menikmati perjalanan, dianjurkan untuk minimal menambah 1 hari stay di Stalheim atau Voss. Di dua desa ini mempunyai pemandangan yang paling menakjubkan. Disini kita bisa mendaki keata bukit untul menikmati pemandangan fjord dan pedesaan disekelilingnya.

Paket NIN
-beli di http://www.fjordtours.com
-lebih murah (harga yg ditunjukkan diwebsite, bisa didapat dengan harus membeli dan menunjukkan fjordpass NOK150, sekitar Rp300.000, berlaku utk 2 orang dewasa dan 1 anak dibawah 12 tahun)
-lebih mudah
-kurang fleksibel, karena kita mesti berangkat dan tiba pada jam yang sudah ditentukan, tetapi kita bisa menambahkan berapa lama kita tinggal di setiap kota transit, tanpa menambah biaya (kecuali biaya menginap hotel)
-hotel dan activity di setiap kota transit bisa kita booking dalam paket, maupun booking sendiri diluar paket
-harus direncanakan dan booking terlebih dahulu

Scenin train Flamsbana

Separate ticket
-rute yang biasa diambil :
Bergen-Voss (Train),Voss-Gudvangen (Bus),Gudvangen-Flam (Ferry), Flam-Myrdal-Oslo (Train)-bus http://www.nor-way.no (NOK300) (jadwal saja, pembelian tiket bisa on the spot)
-kereta api http://www.nsb.no (NOK550-minipris) minipris adalah harga diskon (sekitar 30-40% dari harga normal)  non-refundable tiket yang harus dibook sebelumnya via website
-kapal http://www.fjord1.no (NOK295)
-Total NOK1145 (lebih mahal sekitar NOK100 daripada paket

Selain NIN yang "touristy", ada juga Hardanger in Nutshell (HIN). Bedanya adalah NIN melewati jalur wisata utama di poros Oslo-Bergen dimana banyak dijumpai fjord utama seperti Naerofjord dan ....., sementara Hardanger khusus melewati Hardangerfjord yang lebih alami dan diluar jalur turis karena letaknya hampir mendekati arctic (lingkaran kutub).
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Evernote helps you remember everything and get organized effortlessly. Download Evernote.

Sunday, March 30, 2014

Sepatu hiking untuk summer di Arctic - Nordkapp







Medan yang dihadapi di dataran arctic di Nordkapp
-Tanah berbatu batu, dengan vegetasi khas tundra berupa lumut dengan rumput / tanaman berdaun runcing rata rata tidak lebih dari lutut orang dewasa
-Kontur dengan kemiringan landai hingga sedang
-Bekas bekas lelehan glacier membentuk genangan air dibeberapa tempat, dialasi dengan kayu sebagai titian

Sepatu yang cocok, sol yang tebal, melindungi sepatu dari genangan, goresan batu batu tajam, duri tanaman khas tundra dan binatang binatang kecil seperti tikus, ular dsb
Hiking Shoes Wanita
Idealnya sepatu harus mempunyai pelindung yang agak tinggi untuk melindungi pergelangan kaki dari terkilir saat menginjak permukaan yang miring, dan melindungi dari duri.
Telapak sepatu harus mempunyai tapak yang aggresive seperti paku / gergaji. Gunanya agar bisa menancap pada tanah / batu agar tidak licin dan tidak mudah terpeleset saat menuruni tanjakan

Hiking shoes untuk pria bisa dengan mudah didapatkan di toko sepatu atau peralatan outdoor. Khusus untuk hiking shoes wanita memang susah didapatkan. Toko outdoor Eiger menjual hiking shoes wanita dengan model yang terbatas, tapi seringkali pelindungnya kurang tinggi sehingga kurang cocok dimedan yang agak extreme.
Kebetulan saya berbelanja ke China, saya melihat ada hiking shoes dengan harga yang tidak mahal, sekitar 120RMB (Rp250.000)

Grip pada telapak sepatu, pilihlah yang dalam dan tidak terlalu rapat, karena akan sangat membantu cengkraman pada medan yang licin


Friday, March 21, 2014

Hotel, Pesawat dan Kendaraan : Final Booking

Akhirnya, setelah berbulan bulan research dan survey sambil booking, minggu ini adalah penyelesaiannya. Minggu depan rencananya untuk apply visa Schengen di kedutaan Norwegia.
Kenapa di kedutaan Norway, karena memang stay paling lama adalah di negara tersebut.
Booking Hotel:
-Finland-Helsinki
-Finland-Muonio
-Norway-Nordkapp
-Finland-Ivalo
-Sweden-Stockholm
-Norway-Bergen
-Norway-Oslo
-Portugal-Lisbon-Sintra
-Portugal-Fatima
Kriteria booking hotel :
1. Harga. Ini yang paling utama, karena harga hotel di Scandinavia terkenal sangat mahal. Bahkan turis dari Amerika pun mengeluh.
2. Include breakfast. Makan pagi di scandinavia berkisar paling murah 8 Euro, itupun hanya untuk breakfast ringan dengan roti dan kopi / the. Untuk breakfast berat, bisa sekitar 10-15 Euro. Jadi kalau ada breakfast cukup mengurangi biaya perjalanan dan kerepotan mencari breakfast
3. Lokasi. Lokasi ini penting sekali waktu booking untuk hotel di Stockholm. Karena hanya layover (transit selama 24 jam), maka dicari lokasi yang dekat airport.
Hotel di airport mempunyai free shuttle bus. Jadi kita tidak perlu repot-repot membawa barang bawaan berjalan dari lokasi berhenti bus sampai ke hotel, karena shuttle bus langsung berhenti didepan pintu hotel. Keesokan harinya pun kita tidak perlu buru-buru mengejar pesawat, karena lokasi yang dekat ke airport.
Dan karena hanya layover, perjalanan dari hotel ke tengah kota pun paling hanya sempat 1 kali pulang pergi. Jadi cukup dengan kendaraan umum. Caranya, setelah memasukkan tas/backpack/ransel ke hotel, naik free shuttle ke airport, terus dari sana kita naik kendaraan umum ke tengah kota.
Dekat stasiun kereta: saat di Oslo, untuk ke depot persewaan campervan Touring Cars, satu-satunya cara paling ekonomis menuju kesana adalah dengan kereta (stasiun Klofta, dipinggir kota Oslo). Kalau terlalu jauh dari stasiun kita akan terbebani oleh barang bawaan kita.
Lokasi dengan pemandangan yang indah. Ini terutama kalau kita mengemudikan kendaraan sendiri, karena seringkali hotel spt ini tidak bisa diakses dengan kendaraan umum.
Booking pesawat:
-Jakarta-Helsinki (Lufthansa via Franskfurt)
-Helsinki-Rovaniemi (Norwegian)
-Rovaniemi-Bergen (Layover 24 jam di Stockholm, Norwegian.com via agen Onetravel.com)
Norwegian adalah penerbangan low cost yang mendominasi tiket murah sekitar scandinavia dan eropa timur bagian utara. Alternatif lain adalah SAS dan Finair. Kalau kita tidak membawa banyak bagasi, pilih Norwegian. Tapi kalau membawa bagasi cukup banyak, SAS dan Finair bisa menjadi alternatif. Karena tiket Norwegian tidak include dengan bagasi. Norwegian terkenal karena mengoperasikan penerbangan dengan Wifi didalam semua pesawatnya.
Memakai agen , atau langsung ke website airline ? Seringkali harga tiket yang murah kita dapat langsung di website airlines yang bersangkutan, terutama penerbangan low cost. Tapi ada flight tertentu yang lebih murah bila membeli di agen. Untuk itu, mudahnya kita mencari di flight search engine seperti skyscanner.com
Kebetulan untuk flight Rovaniemi ke Bergen ada pilihan layover di Stockholm. Tiket pun hanya bisa dibeli via agen, yaitu Onetravel.com
Booking persewaan kendaraan
-Finlandia-Rovaniemi to Rovaniemi-Sixt
-Norwegia-Oslo to Oslo-Touring Cars-Campervan
-Portugal-Lisbon to Lisbon-Sixt

Untuk persewaan mobil, di Eropa 4 besar nama paling terkenal adalah Hertz, Europcar, Avis dan Sixt. Selain itu masih ada beberapa nama lagi. Khusus di scandinavia, yang paling murah adalah Avis dan Sixt. Dibandingkan Hertz dan Europcar, sewa untuk kategori yang sama di Avis dan Sixt, harganya hampir setengahnya. Tapi tahun lalu saat booking di Perancis dan Spanyol, harga yang murah dipegang oleh Hertz. Sehingga kami berkesimpulan, bahwa car rental mempunyai keunggulan harga di area masing-masing.
Rovaniemi
Untuk menghemat waktu dan biaya hotel, kami menyewa sebuah mobil estate yang menurut ukuran kami cukup mewah dan mempunyai bagasi yang cukup panjang.



Panjang ? Untuk apa ? Jawabannya, untuk tidur didalam mobil selama di perjalanan.
Tujuan kami adalah ke Nordkapp, ujung paling Utara dataran Eropa, yang masuk daerah Arctic / kutub Utara.
Kita mau menghemat biaya menginap hotel, dimana 2malam dari 3malam yang kita lalui, kita tidur di bagian belakang mobil, dalam perjalanan pergi pulang Rovaniemi-Nordkapp.
Semakin ke Utara Finlandia / Norwegia, semakin mahal harga kamar hotel permalam. Padahal hotelnya tidak berbintang, harga minimal USD150, dimana kalau di negara Spanyol dan Portugal, dengan harga itu kita sudah bisa mendapatkan hotel berbintang 3.
Walaupun kepergian kami adalah di puncak musim panas -summer-, tetap saja namanya kutub, udaranya dingin. Pada siang hari sekitar 5-15 derajat Celcius. Istimewanya pergi ke daerah kutub di musim panas adalah kita bisa mengalami dan melihat fenomena Midnight Sun ! the place where sun never set entire month. Sepanjang hari kita bisa melihat matahari. Saat tengah malam, posisi matahari seperti saat jam 5-6 sore di Jakarta.
Jadi strateginya adalah kita berkendara di "malam" hari, dan tidur di siang hari, saat matahari sedang terik-teriknya. Keuntungannya apa ?
1. Saat "malam" hari, temperatur lebih dingin, kita bisa menyalakan pemanas udara saat mesin mobil hidup.
2. Teriknya siang hari, cukup memanaskan udara dalam mobil sehingga cukup hangat untuk tidur didalam mobil tertutup. Kalau kepanasan, tinggal buka jendela supaya udara dingin dari luar bisa masuk
3. Untuk alasan keamanan, kita parkir dan tidur dihalaman parkir pemberhentian toll / pompa bensin / supermarket. Walaupun di Finlandia dan Norwegia tingkat kriminal sangat rendah. Padahal di Eropa, adalah illegal bila kita menginap / bermalam ditempat tempat itu. Jadi kita parkir dan tidur di tempat parkir ini pada siang hari, supaya keberadaan mobil kita akan terlihat seperti pengunjung biasa
Survey dari internet, sedan estate yang akan kita sewa panjangnya dari sandaran tempat duduk depan sampai ke pintu belakang sekitar 2 meter. Kami perkirakan panjang bagasi dengan bangku belakang dalam posisi terlipat adalah sekitar 160-170cm. Cukup lumayan. Tinggal dilapis busa tipis alas tidur untuk berkemah, bakal nyaman sekali.

Oslo
Merencanakan, mencari, hingga booking campervan ini persiapan yang paling menyita waktu. Bahkan kalau diperhitungkan dengan waktu untuk penyesuaian diri dengan rambu-rambu, sistem lalu lintas dan etika berkendara di Eropa, persiapan sudah dimulai sejak awal tahun lalu.
Khusus campervan terdiri dari beberapa jenis, dari yang terkecil sampai yang seukuran truk trailer.
1.Paling kecil adalah van converted, hanya ada tempat tidur 2-4 orang saja. Ukuran yang lebih besar kadang-kadang dilengkapi dapur
2.Campervan kecil, panjangnya kurang dari 6 meter. Biasanya dapur kecil dan toilet, tanpa shower. Tempat tidur untuk 2 hingga 4 orang
3.Campervan sedang, panjangnya lebih dari 6 meter, bobotnya kurang dari 3500 kg. Mempunyai kapasitas tempat tidur 6-8 orang. Biasanya minimal ada tempat tidur permanen untuk 2 orang, sisanya adalah tempat tidur bongkar pasang, bongkar disiang hari, dan dipasang untuk tidur di malam hari. Mempunyai shower didalam. SIM yang dipakai cukup SIM internasional untuk kendaraan biasa / mobil.
4.Campervan besar, panjang lebih dari 6 meter dan bobot lebih dari 3500 kg.
Mempunyai kapasitas penyimpanan untuk air bersih dan air kotor yang lebih besar, serta mempunyai baterai cadangan dan pembangkit listrik yang bisa digunakan untuk wild camping (camping di luar area camping, misal di hutan, daerah yang tak berpenghuni). SIM yang dipakai adalah SIM untuk truk.
Walaupun kami hanya berdua, tidak menyewa campervan kecil karena tempat tidur yang terlalu kecil dan posisi tidur berhimpitan yang kurang nyaman. Kami menyewa yang medium, karena selain penampilannya yang lebih mewah, living areanya pun lebih lega. Kami menyewa yang ukuran sedang.
Makin besar ukuran campervan, makin sulit mengemudikannya, terutama karena lebar dan ketinggiannya yang lebih dari normal. Demikian juga toll dan ongkos ferry yang dikenakan akan lebih mahal khusus untuk campervan yang lebih dari 6 meter panjangnya.


Campervan Medium
Interior, dibagian atas ada bed permanen, bagian belakangpun ada (tidak terlihat di foto), bed permanen


Banyak persewaan campervan yang terkenal diantaranya Touringcars, Solica dan McRent, tetapi kebanyakan minimal lama sewanya 7 hari. Sedangkan kami hanya menyewa untuk 6 hari saja, akhirnya kami putuskan menyewa dari Ideamerge, campervan dari Touringcars. Sewa campervan untuk 6 hari sebesar USD2550 (5 malam, dihitung sebagai 6 hari, berbeda dengan sewa mobil, dimana 5 malam akan diperhitungkan sebagai 5 hari). Sewa campervan dari Ideamerge harganya lebih murah dibandingkan kita menyewa langsung ke Touringcars, mencapai USD3000. Aneh ya ...?

..
















Sunday, March 2, 2014

Pre final Itinerary

Hari 1. 13 Juli 2014 - Jakarta
Flight via Kuala Lumpur - Frankfurt - Helsinki

Hari 2. 14 Juli Helsinki

Hari 3. 15 Juli Helsinki - Rovaniemi
Flight Norwegian

Hari 4. 16 Juli Rovaniemi - Honnisvag
Sewa mobil menuju ke Honnisvag, kota terdekat menuju ke Nordkapp

Hari 5. 17 Juli Honnisvag - Nordkapp - Ivalo

Hari 6. 18 Juli Ivalo - Rovaniemi - Stockholm
Kembalikan mobil rental.
Flight Norwegian menuju Bergen via Stockholm.

Hari 7. 19 Juli Stockholm - Bergen
Flight Norwegian

Hari 8. 20 Juli Bergen - Oslo
Cruise - Kereta api - Bis, paket dalam Norway in Nutshell

Hari 9. 21 Juli Oslo
..

Tahapan Perencanaan Itinerary - berubah ubah terus...

1. (Versi Nov-Des 2013) Tahap Pra rencana:
Mencoba flight RTW (round the world ticket), tetapi tidak diteruskan ke tahap selanjutnya. Karena RTW harus berputar keliling bola dunia. Sedangkan kita hanya berfokus di Eropa Utara dan Selatan saja

2. (Versi Akhir Des 2013) Scandinavia-Scotlandia-Inggris-Lourdes
Selain ke scandinavia, salah satu tujuan travel kali ini adalah ingin berkunjung ke Scotlandia. Apalagi rencananya dalam waktu dekat Scotlandia akan berpisah dengan Inggris karena adanya perbedaan kultur diantara keduanya. Kalau sudah dipisah , pasti akan ribet untuk pengurusan visanya. Bila mau ke Inggris+Scotlandia, jadinya mesti 2 visa yang terpisah. Padahal 2 destinasi ini sampai saat ini masih belum pernah kami lewati.
Kenapa Scotlandia ?
Scotlandia dalam imaginasi saya :
-Kastil
-Highland : daerah pedesaan yang di plateua yang hijau dan selalu hujan dan berkabut, terimajinasi dengan highlander :)
-Whisky - hmm... Scotch

3. (Versi Jan 2014) Jakarta-Helsinki-Rovaniemi-Stockholm-Oslo-Bergen-Glasgow-London-Fatima-Lisbon-Jakarta

Beberapa alternatif dipikirkan seperti ke Reykjavik (Iceland), Riga (Estonia), Budapest dan sebagainya.

Wah mulai tidak fokus nih. Akhirnya diputuskan fokus ke Finlandia dan Norwegia aja. Tujuannya supaya liburan menjadi santai dan tidak terlalu diburu-buru oleh jadwal selanjutnya
.
Lalu mulai dibuat spesifik, dengan menyaring jalur-jalur pesawat murah internal di Eropa, yang tidak menyimpang jauh dari rencana.

4. Final Itinarary (Akhir Feb 2014) Jakarta-Helsinki-Rovaniemi-Stockholm-Bergen-Oslo-Fatima-Lisbon-Jakarta

Destinasi ke Scotlandia dan London dihilangkan. Tujuannya untuk memaksimalkan waktu untuk menikmati destinasi yang lain, terutama di Norwegia.




..

Latar belakang - campervan

Tahun lalu, saat merencanakan travelling Europe 2013, keinginan untuk berkelana dengan campervan / motorhome sudah mulai mencuat ke permukaan. Tapi rencana itu belum bisa terealisir karena, selain harga sewa yang sangat tinggi, belum berpengalaman menyetir kendaraan di Eropa, dan waktu liburan yang pendek. Saat itu diputuskan untuk menyewa mobil "normal", untuk membiasakan diri dengan kondisi driving disana :

1. Indonesia menyetir dengan posisi setir dikanan, Eropa (kecuali Inggris) semua kendaraan posisi setir di kiri. Pertama kali menyetir posisi dikiri, mobil selalu terbawa kearah kanan, sehingga beberapa kali harus membiasakan diri beberapa saat dahulu. Apalagi bila harus langsung menyetir kendaraan besar. Campervan minimal panjangnya 6meter dan lebarnya 2,5 - 3 meter. Bandingkan dengan mobil biasa, sekitar 2-2,25 meter dan panjangnya 5 meter

2. Kebiasaan / etika berkendaraan yang berbeda. Misalnya cara berlalu lintas yang mendahulukan pejalan kaki, sistem prioritas di persimpangan yang mendahulukan kendaraan dari arah kiri

3. Sistem pembayaran tol, parkir, dan pembelian bahan bakar

4. Rambu-rambu yang membutuhkan waktu untuk membacanya, padahal seringkali kita tidak sempat membaca rambu sambil berkendara

5. Tidak ada polisi, tetapi camera bertebaran, termasuk radar pengawas kecepatan. Tidak jarang penyewa dikenakan denda pelanggaran lalu lintas yang direkan kamera, bahkan setelah pulang ke negaranya masing masing. Denda ini dibebankan melalui kartu kredit, dan bila tidak dibayar maka akan menjadi masalah saat kita memasuki area Schengen dikemudian hari

Setelah pulang dari Europe 2013, kepercayaan diri ini mulai muncul. Sehingga diputuskan Europe 2014 ini menyewa campervan.
..

Latar belakang - Tujuan Scandinavia

Scandinavia, terutama Norwegia dengan fjordnya merupakan impian sejak masih di SMP. Fjord adalah laut yang menjorok kedalam seperti teluk. Kalau teluk, lautnya cukup luas, sedangkan fjord, lautnya cenderung sempit hanya sekitar beberapa ratus, tapi memanjang kedalam area pegunungan hingga berpuluh-puluh kilometer. Sangat extrim, karena kedalaman fjord ini ratusan sampai ribuan meter, berdampingan dengan bukit yang puncaknya menjulang tinggi sekali.
Bayangan yang ekstrim tapi indah sekali, tertanam dalam di angan angan. Kebetulan Lebaran 2014 ini belum ada rencana destinasi yang menarik. Jadi diputuskan untuk ke Scandinavia.

Norwegia
-Fjord, tujuan utama setiap orang berkunjung ke Norwegia adalah fjord
-Glacier
-Campervan
-Atlantic Road , tersusun dari beberapa jembatan yang kaki-kakinya menjejak di beberapa pulau karang kecil.

Finlandia
-Mengunjungi Rovaniemi (Santa Clauss Village), perbatasan arctic circle (garis kutub)
-Caviar
-kultur - budaya rusia yang kental. Sebagai bekas kolonia Sovyet (sampai sekitar tahun 50-an banyak terasa kebudayaan Rusia, apalagi letaknya yang berdekatan dengan Rusia mainland
-Merasakan kesunyian "in the middle of nowhere", dimana lebih banyak rusa (reindeer) dibandingkan manusia. Populasi manusia mencapai 1 orang per 20km persegi. Bandingkan dengan populasi jakarta yang mencapai 200.000 per 1km persegi
-Nordkapp (North Cape). Ujung paling Utara daratan Eropa. Tempat ini adalah milik Norwegia. Tetapi lebih mudah dicapai dari Rovaniemi-Finlandia, karena sama sama berada di dalam area Arctic Circle


..