Jam 10.00 kami mengembalikan campervan. Sebelum dikembalikan ada beberapa syaratnya :
- karpet harus dibersihkan , termasuk sampah sampah di dalam Campervan
- solar harus diisi full
- cassette dan grey water harus dikosongkan
Di depo campervan, setelah semua kelengkapan dan syarat tadi di cek, kami di antarkan ke airport.
Hari ini flight kami akan menuju Lisbon dan menginap di kota kecil di pinggiran Lisbon yang bernama Sintra. Mendarat di airport Portella, kami melihat cukup banyak perubahan di airport ini dalam 2 tahun terakhir. Tahun 2012 kami mendarat disini, kesan yang kami tangkap, airport nya kusam dan kuno. Kami masih ingat betul sudut sudut terminal kedatangan di Portella ini, karena datang bersama group
, dan di group ini ada salah satu anggota yang bagasinya tidak keluar keluar dari baggage claim. Sempat mencari cari dan berkeliling ke beberapa sudut walaupun akhirnya tetap saja tidak menemukannya. Setelah diurus, didapat info bahwa bagasi anggota yang malang ini salah kirim ke airport lain. Akhirnya diatur oleh tour leader untuk diikutsertakan ke group dari tour lain dari Indonesia, yang kebetulan akan datang via airport yang sama keesokan harinya.
Hari ini kami melihat airport ini masih baru dan sangat luas. Toko dan duty free pun sudah banyak bertebaran.
Kami menyewa mobil di sebuah persewaan mobil lokal yang bernama JAP Rent a Car, melalui sebuah website yang bernama http://www.economycarrentals.com . JAP sendiri mempunyai website, tetapi menyewa melalui website mereka tarifnya jauh lebih tinggi daripada menyewa melalui economycarrentals.com . Sampai di airport Lisbon, kami menemui penjemput kami untuk diantarkan ke depo mereka yang berada diluar airport, berjarak sekitar 10 menit dengan kendaraan. Mobil yang kami sewa kali ini adalah mobil kecil, dengan pertimbangan karena tempat menginap kaki di Sintra tidak menyediakan tempat parkir dan berlokasi dijalan sempit yang mana agak menyulitkan untuk mencari parkir. Walaupun pada akhirnya, ternyata ada tempat parkir yang kebetulan kosong di halaman luar hostel ini.
Kami menginap di sebuah hostel kecil yang bernama Nice Way Sintra. Kami sampai di hostel sekitar jam 20.00
Hostel ini mempunyai rating yang sangat tinggi di TripAdvisor.com . Memang hostel ini agak tidak biasa. Hiasan interiornya berbeda beda ditiap ruangannya. Ada yang Japanese style, vintage dsb. Penuh dengan detail lukisan, patung, boneka , ukiran, dan bermacam macam pernak perniknya. Terkesan atmosfernya penuh dengan keakraban khas sebuah hostel , karena memang mereka bergabung dalam sekitar 6 - 10 orang di setiap kamarnya seperti asrama yang dihias dengan cantik dan penuh detail. Ada community kitchen dimana kita bisa memasak , barbecue, dan minum kopi atau teh bersama. Tapi kami tinggal bukan di asrama ini, tetapi di apartemen yang berjarak 2 bangunan disamping hostel. Interior disini juga tidàk kalah uniknya. Ukuran kamar lumayan besar dengan balkon sendiri yang menghadap ke jalan.
- karpet harus dibersihkan , termasuk sampah sampah di dalam Campervan
- solar harus diisi full
- cassette dan grey water harus dikosongkan
Di depo campervan, setelah semua kelengkapan dan syarat tadi di cek, kami di antarkan ke airport.
Hari ini flight kami akan menuju Lisbon dan menginap di kota kecil di pinggiran Lisbon yang bernama Sintra. Mendarat di airport Portella, kami melihat cukup banyak perubahan di airport ini dalam 2 tahun terakhir. Tahun 2012 kami mendarat disini, kesan yang kami tangkap, airport nya kusam dan kuno. Kami masih ingat betul sudut sudut terminal kedatangan di Portella ini, karena datang bersama group
, dan di group ini ada salah satu anggota yang bagasinya tidak keluar keluar dari baggage claim. Sempat mencari cari dan berkeliling ke beberapa sudut walaupun akhirnya tetap saja tidak menemukannya. Setelah diurus, didapat info bahwa bagasi anggota yang malang ini salah kirim ke airport lain. Akhirnya diatur oleh tour leader untuk diikutsertakan ke group dari tour lain dari Indonesia, yang kebetulan akan datang via airport yang sama keesokan harinya.
Hari ini kami melihat airport ini masih baru dan sangat luas. Toko dan duty free pun sudah banyak bertebaran.
Kami menyewa mobil di sebuah persewaan mobil lokal yang bernama JAP Rent a Car, melalui sebuah website yang bernama http://www.economycarrentals.com . JAP sendiri mempunyai website, tetapi menyewa melalui website mereka tarifnya jauh lebih tinggi daripada menyewa melalui economycarrentals.com . Sampai di airport Lisbon, kami menemui penjemput kami untuk diantarkan ke depo mereka yang berada diluar airport, berjarak sekitar 10 menit dengan kendaraan. Mobil yang kami sewa kali ini adalah mobil kecil, dengan pertimbangan karena tempat menginap kaki di Sintra tidak menyediakan tempat parkir dan berlokasi dijalan sempit yang mana agak menyulitkan untuk mencari parkir. Walaupun pada akhirnya, ternyata ada tempat parkir yang kebetulan kosong di halaman luar hostel ini.
Kami menginap di sebuah hostel kecil yang bernama Nice Way Sintra. Kami sampai di hostel sekitar jam 20.00
Hostel ini mempunyai rating yang sangat tinggi di TripAdvisor.com . Memang hostel ini agak tidak biasa. Hiasan interiornya berbeda beda ditiap ruangannya. Ada yang Japanese style, vintage dsb. Penuh dengan detail lukisan, patung, boneka , ukiran, dan bermacam macam pernak perniknya. Terkesan atmosfernya penuh dengan keakraban khas sebuah hostel , karena memang mereka bergabung dalam sekitar 6 - 10 orang di setiap kamarnya seperti asrama yang dihias dengan cantik dan penuh detail. Ada community kitchen dimana kita bisa memasak , barbecue, dan minum kopi atau teh bersama. Tapi kami tinggal bukan di asrama ini, tetapi di apartemen yang berjarak 2 bangunan disamping hostel. Interior disini juga tidàk kalah uniknya. Ukuran kamar lumayan besar dengan balkon sendiri yang menghadap ke jalan.


No comments:
Post a Comment